TKO Rolando Romero, Isaac Cruz: Gervonta Davis, Devin Haney Siapa Takut!

TKO Rolando Romero, Isaac Cruz: Gervonta Davis, Devin Haney Siapa Takut!

Pembaca – Maju menang TKO berhadapan dengan Rolando Romero, Isaac Cruz menantang tiga juara dunia: Gervonta Davis , Devin Haney , Subriel Matias untuk berkompetisi merebut gelar. Isaac Cruz menyebabkan Rolando Romero menelan kata-katanya pada Hari Sabtu waktu malam lalu.

Isaac Cruz memulai dengan cepat kemudian mengalahkan Rolando Romero sejak bel pertandingan berbunyi hingga pertarungan dihentikan pada ronde kedelapan. Rolando Romero tak mempunyai jawaban berhadapan dengan tekanan yang digunakan diberikan Cruz serta belaka memiliki sedikit kesempatan untuk meraih kemenangan.

Dengan kemenangan tersebut, Cruz merebut gelar kejuaraan juara kelas ringan super WBA. Romero menghina Cruz sepanjang laga, menyebutnya sebagai anjing chihuahua kemudian bukannya julukan “Pitbull”. Hype ini memuncak ketika Romero mengenakan rantai emas dengan
jimat chihuahua yang mana menampilkan wajah Cruz selama minggu pertandingan.

Ketika ditanya tentang rantai yang dimaksud pada konferensi pers pasca pertandingan, ayah sekaligus pembimbing Cruz, Isaac Cruz Sr, tiada menahan diri. “Kami menciptakan beliau memakan kata-katanya,” kata Cruz. “Kami berlatih keras serta melakukan apa yang kami rencanakan. Sejauh rantai itu, ia dapat menyimpannya, oleh sebab itu itu adalah pengingat seumur hidup berhadapan dengan pukulan yang diberikan anak saya kepadanya.”

Mengenai rencana masa depannya, Cruz tak mengesampingkan siapa pun. Ia menyatakan bahwa ia terbuka untuk bertarung dengan siapa pun. Dunia Pers menyebutkan pertarungan unifikasi melawan Subriel Matias, Devin Haney serta Gervonta “Tank” Davis (dalam sebuah pertandingan ulang) sebagai kemungkinan lawan di tempat masa depan. Cruz menyatakan bahwa ia terbuka untuk menghadapi mereka itu semua.

“Saya setiap saat mengungkapkan bahwa saya tidak ada miliki kesulitan untuk bertarung dengan siapa pun,” kata Cruz. “Ini sangat sederhana: Kedua belah pihak cuma perlu mencapai kesepakatan, serta kami dapat mewujudkan pertarungan apa pun. Ini adalah belaka permasalahan menegosiasikan pertarungan juga mencapai kesepakatan.”